Apakah Alkitab Telah Diubah? Does the Bible Changed?

Muhammad taught that Christians and Jews have changed the Bible. In other words, he says that the Bible is right when it arranged at the first time, but then the Christians and Jews had to change it in order to achieve their goals. With regard to the Jews, the Quran says: “So because of their breach of their covenant, We cursed them, and made their hearts grow hard. They change the words from their right place and have abandoned a good part of the message that was sent to them…”(Surah Al-Maeda 5:13).Muhammad mengajarkan bahwa orang Kristen dan Yahudi telah mengubah isi Alkitab. Dengan kata lain, dia mengatakan bahwa Alkitab adalah tepat ketika disusun pertama kalinya, tetapi kemudian orang Kristen dan Yahudi telah mengubahnya untuk mencapai tujuan mereka. Berkenaan dengan orang-orang Yahudi, Quran mengatakan: (bani Israel) Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya Surah Al-Maeda 5:13

With regard to the Christians, the Quran says: “and from those who calls themselves Christians… But they have abandoned a good part of the message that was sent to them… Surah Al-Maeda 5:14 refered. Look also to verse 15 Muhammad said that if the Bible has not changed, still contained with prophecies of His coming.

Berkenaan dengan orang Kristen, Quran mengatakan: ”Dan di antara orang-orang yang mengatakan: ”Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani”, .. tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya…”Surah Al-Maeda 5:14, rujuk. Lihat juga ayat 15 Muhammad mengatakan bahwa jika Kitab Suci tidak diubah, masih akan berisi nubuatan tentang kedatangannya.

Did Muhammad explains when and how the Bible has been changed or or who has done it? None!

Apakah Muhammad menjelaskan kapan dan bagaimana Kitab Suci telah diubah atau siapa yang telah melakukannya? Tidak!

Did he provide some evidence of this change by providing a copy of the original holy book that has not changed? No!

Apakah dia memberikan beberapa bukti perubahan ini dengan memberikan salinan kitab suci yang belum diubah? Tidak!

Archaeological discovers of the last century who declared that Muhammad wrong. There are two Christian’s popular books present, which describes how the New Testament has been properly maintained. The books titled “The Case for Christ from Lee Strobel (Harper Collins/Zondervan), especially Chapter 3. And “Jesus: The Great Debater 177” by Grant R. Jeffrey (Word).

Arkeologi menemukan dari abad terakhir yang menyatakan Muhammad salah. Ada dua buku Kristen populer yang ada sekarang, yang menggambarkan bagaimana Perjanjian Baru telah dipelihara secara tepat. Bukunya berjudul The Case for Christ dari Lee Strobel (Harper Collins/Zondervan), khususnya Bab 3. Dan Jesus: The Great Debate177 oleh Grant R. Jeffrey (Word).

Let’s look at their evidence regarding the reliability of the Gospel. If you want to check the feasibility of an ancient document, you will find three things:
1. The time between the original
and a copy of the oldest known
2. the number of copies of the
ancient sources are found.
3. consistency between copies of old and modern copy.

Mari perhatikan bukti mereka mengenai keterpercayaan Injil. Bila Anda ingin memeriksa kelayakan dokumen kuno, Anda akan mencari tiga hal ini:
1. jarak waktu antara yang asli dan salinan tertua yang diketahui
2. jumlah salinan dari sumber kuno yang ditemukan
3. konsistensi antara salinan lama dan salinan modern.

Point 1: The age of the oldest manuscripts of the New Testament reliability of historical evidence understate the amount of evidence from other ancient texts. The oldest fragment of the New Testament are five verses of John’s Gospel, which was found in a papyrus fragment from Egypt. Based on the style of writing, fragments supposedly written between 100 and 150 AD. that only 15 to 65 years after the time at which it is believed that the Gospel of John was written. This is strong evidence, especially when compared with the evidence available to other texts of the period. For example, the oldest fragments of historical documents of Tacitus, written about 116 AD manuscript eldest derived from 850 AD. The most significant of the discovery of the New Testament text consists of some papyrus from 300 AD, which contains part of the four Gospels and the Acts of the Apostles, and some papyrus from 200 AD, which contains the letters of Paul and the epistle to the Hebrews. Another important discovery is a complete copy of the New Testament (Codex Sinaiticus) are from 350 AD.

Poin 1: Usia naskah tertua Bukti sejarah kemapanan Perjanjian Baru mengecilkan jumlah bukti dari naskah kuno lainnya. Fragmen tertua dari Perjanjian Baru adalah lima ayat dari Injil Yohanes, yang ditemukan dalam fragmen papyrus dari Mesir. Berdasarkan gaya menulis, fragmen diduga ditulis di antara 100 dan 150 M, yakni hanya 15 hingga 65 tahun setelah waktu di mana dipercayai bahwa Injil Yohanes telah ditulis. Ini adalah bukti yang kuat, terutama bila dibandingkan dengan bukti yang tersedia untuk naskah lain dari masa itu. Sebagai contoh, fragmen tertua dari dokumen sejarah Tacitus, yang ditulis sekitar 116 M naskah tertuanya berasal dari 850 M. Yang paling signifikan dari penemuan teks Perjanjian Baru terdiri dari beberapa papyrus yang berasal dari 300 M, yang berisi bagian dari empat Injil dan Kisah Para Rasul, dan beberapa papyrus berasal dari 200 M, yang berisi surat-surat Paulus dan surat kepada orang Ibrani. Penemuan penting lainnya adalah salinan lengkap Perjanjian Baru (Codex Sinaiticus) berasal dari 350 M.

Point 2: There are a total of 5644 manuscripts quantity part of the New Testament manuscripts in Greek, the original language. In addition some 19,000 copies available in other languages ​​such as Latin, Ethiopian, Slavic and Armenia. Compared to other ancient manuscript copy number, this number is very large. After the New Testament manuscripts reliable largest by the number of copies of the Iliad is Homer, which only has 650 Greek manuscripts that survive to this day.

Poin 2: Kuantitas naskah Terdapat total 5.644 naskah bagian dari Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani, bahasa aslinya. Sebagai tambahan ada 19.000 salinan tersedia dalam bahasa lain seperti Latin, Ethiopia, Slavik dan Armenia.
Dibandingkan dengan jumlah salinan naskah kuno lainnya, angka ini sangat besar. Setelah Perjanjian Baru, naskah yang terbesar dengan jumlah salinan terpercaya adalah dari Iliad Homer, yang hanya memiliki 650 naskah Yunani yang bertahan sampai hari ini.

Point3: Consistency among the various manuscripts Is there a difference between the various manuscripts of the New Testament? Apart from some minor errors when copying, the answer is No! No Christian doctrine is strongly influenced by these small differences. This provides strong evidence that the New Testament in the time of Muhammad and being
used now are reliable copy of the original book.

Poin 3: Konsistensi di antara berbagai naskah Apakah ada perbedaan antara berbagai naskah Perjanjian Baru? Selain dari beberapa kesalahan kecil saat menyalin, jawabannya adalah Tidak! Tidak ada doktrin Kristen sangat dipengaruhi oleh perbedaan kecil ini. Hal ini memberikan bukti yang kuat bahwa Perjanjian Baru di masa Muhammad dan yang digunakan sekarang adalah salinan terpercaya dari buku aslinya.

By: Dr. Mustafa ( Mark A Gabriel PhD), ex-Islam History Professor at Al-Azhar Univ, Cairo, Egypt in his book: “JESUS AND MOHAMMAD”…The Surprising Similarities and The Big Differences.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s